Pengalaman Tes Kerja MT di TOTAL E&P Indonesia - Masnaato
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengalaman Tes Kerja MT di TOTAL E&P Indonesia

Pengalaman Tes Kerja di TOTAL E&P Indonesia


Pengalaman Tes Kerja di TOTAL E&P Indonesia

Untuk pengalaman tes ini saya coba buat terpisah karena setiap ceritanya mungkin agak panjang (mungkin loooh :P) dan saya sangat berminat untuk bekerja di salah satu perusahaan Oil & Gas serta Mining. Mumpung masih hangat jadi langsung saya tulis sekalian. :D

Kemarin pagi (18/06/2012) saya mendapat kesempatan mengikuti test rekrutmen perusahaan minyak, yaitu Total E&P Indonesie untuk posisi Drilling Supervisory Training Program batch 8 (DST-8). Saya memasukkan lamaran ini pada saat jobfair di ITB yang diadakan pada tanggal 25-27 Mei 2012. Selanjutnya saya menunggu tahapan screening dengan Harap-Harap Cemas (H2C) untuk menunggu panggilan setelah 2 minggu yang akhirnya saya lolos dari tahap screening atau seleksi administrasi. Kemudian saya diundang untuk mengikuti tahapan tes yang diawali dengan tahapan pertama yaitu Aptitude Test yang terdiri dari Psikotest dan Technical Test.

 

Sebelum tes dimulai, acara dimulai dengan pembukaan berupa presentasi dari pihak Total E&P Indonesie yang menjelaskan mengenai profil perusahaan dan penjelasan mengenai tahapan serta program yang harus dilalui. Yang dapat saya simpulkan dari presentasi tersebut adalah untuk dapat bekerja di perusahaan tersebut kita harus mengikuti beberapa tahapan tes, yang terdiri dari:
1. Aptitude Test

2. Focus Group Discussion (FGD)

3. Interview HR

4. Interview User

5. Medical Check Up

6. Penawaran kontrak


Kurang lebih seperti itu tahapannya. Untuk tes tahap 1-3 diadakan di Bandung, sisanya di Jakarta. Selain itu pula dijelaskan bahwa tahapan training ini dilakukan selama 24 bulan dan kita bisa mendapatkan pelatihan di Perancis seperti yang sedang dilakukan oleh peserta DST-7. Selain itu selama menjadi trainee disana kita diberi uang saku kurang lebih Rp. 6.500.000. Untuk gaji setelah menjadi karyawan disana saya kurang mengerti karena tidak dijelaskan pada saat presentasi. Jika kita telah lulus dan menjadi peserta DST-8 kita tidak boleh keluar dari perusahaan tersebut karena jika kita keluar maka kita akan dikenai sanksi/denda dengan mengembalikan uang saku yang pernah kita terima. Setelah lolos dari DST-8 dan telah menjadi karyawan tetap disana kita masih harus bekerja selama 2-5 tahun lagi, jika kita keluar maka uang saku yang kita terima selama menjadi trainee harus dikembalikan.

 

Lanjut ke acara yang paling ditunggu-tungu! Yup Aptitude Test pun dimulai. Dimulai dengan psikotest yang terdiri dari dua bagian, yaitu:


- Kemampuan Membaca Kritis

Pada tes ini kita diberikan 40 soal yang terdiri dari beberapa tulisan singkat yang harus kita baca dengan teliti secara cepat karena waktu yang diberikan untuk tes ini yaitu 15 menit! (cukup singkat bukan?). Untuk soalnya kira-kira terdiri dari 8 tulisan singkat dengan masing-masing tulisan untuk 4-6 pertanyaan. Dari tulisan tersebut kita diberikan kesempatan untuk memilih kesimpulan dari pernyataan yang ada.

Kira-kira pilihan kesimpulan jawaban tersebut seperti ini:

1. Pernyataan tersebut benar.

2. Pernyataan tersebut tidak dapat diputuskan karena tidak cukup informasi.

3. Pernyataan tersebut salah.


- Kemampuan Berpikir Nalar

Selanjutnya lagi-lagi kita diberikan soal yang cukup banyak yaitu 25 soal dengan waktu pengerjaan 25 menit! Tipe soal pada bagian ini mirip seperti pada bagian sebelumnya, tapi informasi yang tersedia bukan berupa tulisan singkat melainkan berupa tabel-tabel yang berisikan suatu data-data. Kurang lebih terdapat 6 tabel dengan 4-5 pertanyaan untuk masing-masing tabel. Dari tabel tersebut kita diberikan pertanyaan mengenai data yang ada, misalnya untuk tabel yang berisi kurs mata uang filipina ke dalam dolar dan yen dari tahun 1970-1990. Pada tabel tersebut kita ditanya berapa nilai 1 USD jika dikonversikan ke dalam mata uang filipina? Berapa rata-rata kurs mata uang dolar dari tahun 1970-1990. Kurang lebih seperti itu, dan jawaban-jawaban yang kita cari biasanya kita dapatkan melalui hasil perhitungan, pertambahan, perkalian maupun pengurangan, serta kemampuan melihat data secara cepat dan akurat.

 

Setelah Aptitude Test selesai, acara dilanjutkan kembali dengan tes terakhir yaitu Technical Test. Pada technical test ini kita diberi 8 pertanyaan esai berupa soal-soal yang berhubungan dengan fisika dasar. Soal-soal tersebut misalnya seperti menghitung ketinggian sumur vertikal, besarnya tekanan pada dasar sumur vertikal, volume minyak di dalam silinder, besarnya gaya yang diperlukan untuk menghasilkan torsi yang telah ditentukan, dan yang lainnya.

 

Begitulah tahapan tes pertama yang telah saya lalui. Setelah selesai semua peserta keluar ruangan dan diberikan snack (makanan ringan). Selanjutnya tinggal menunggu hasilnya dalam waktu 2 minggu ke depan. Jika saya lanjut ke tahap selanjutnya yaitu FGD akan saya sharing juga disini. :)


*Update (28/06/12 pukul 09:45)

Ternyata saya  GAGAL menuju ke tahap FGD. :( Mungkin belum rezeki saya disini. Saya doakan sukses selalu bagi yang sedang berjuang untuk tahap FGD pada tanggal 2-3 Juli nanti. Semoga pada saatnya nanti saya mendapat rezeki yang tepat dan lebih baik lagi. AMIN. :D

FIN

 


Post a Comment for "Pengalaman Tes Kerja MT di TOTAL E&P Indonesia"